1. Penerangan jalan desa
Di daerah pedesaan seperti desa kecil, penerangan jalan di desa sangat berbeda dengan daerah perkotaan, dimana lampu jalan perlu dinyalakan dalam waktu lama dengan kecerahan tinggi karena arus lalu lintas yang tinggi, namun jalan desa lebih sempit dengan lalu lintas yang lebih sedikit, sehingga Tidak perlu menyalakan lampu dengan daya penuh sepanjang waktu. Selain itu, banyak desa terpencil yang kekurangan infrastruktur dasar dan akses terhadap jaringan listrik. Pemasangan kabel di bawah tanah khusus untuk penerangan jalan tidaklah ekonomis. Di sinilah lampu jalan LED terintegrasi bertenaga surya Dison AIO2 menjadi solusi sempurna untuk penerangan di area tersebut.
2. Pabrik/Sekolah/Taman/Dermaga/Tempat Parkir/Pagar Perimeter
Di lingkungan di mana keselamatan adalah prioritas utama setelah gelap, memasang lampu keamanan sangatlah penting. Namun, jumlah lampu yang dibutuhkan biasanya sedikit, sehingga tidak ekonomis untuk memasang kabel di bawah tanah yang menghubungkan ke jaringan listrik. Jadi lampu AC tradisional kurang cocok untuk area tersebut. Di sinilah lampu tenaga surya yang berdiri sendiri dengan sensor gerak atau kamera CCTV dari Dison Group adalah solusi yang tepat.
3. Jalan masuk
Menerangi lorong dengan benar dapat menjamin keselamatan penghuni selama perjalanan pulang setelah gelap, pemasangan sederhana lampu jalan tenaga surya semua dalam satu secara berkala dapat membuat Anda puas dengan kinerja pencahayaan.
4. Jalan-jalan dalam kota
Kemajuan teknologi tenaga surya telah membantu meningkatnya penerapan lampu jalan LED tenaga surya 3 in 1 di jalan-jalan kota. Sebab efisiensi panel surya telah meningkat secara signifikan, memungkinkan pengisian baterai secara cepat dan penuh dalam waktu terbatas. Sementara itu, baterai Lifepo4 kini umum digunakan pada lampu LED tenaga surya karena keamanannya, masa pakai yang lebih lama, dan biaya yang lebih rendah, serta menyediakan daya cadangan selama periode hujan yang lama dengan biaya yang terjangkau.
5. Daerah gurun
Di area ini, panel surya dapat dengan mudah tertutup oleh debu atau pasir sehingga menurunkan efisiensi pengisian baterai, dan akan membuat jam kerja lampu jalan tenaga surya menjadi lebih pendek dan kegagalan lampu jalan tenaga surya karena baterai mati. Setelah dilengkapi dengan sistem pembersihan mandiri, lampu jalan tenaga surya dapat bekerja secara normal di lingkungan yang keras.